Minggu kemarin tanggal 9 Agustus 2009 saya dan teman2 alumni Teknik Informatika ITS 2004 sepakat ngadain jalan2 ke kawasan Kota Tua sekalian ma reuni gitu sie. Kesana gampang banget, klo mau naek kereta bisa turun di stasiun Kota, kalo naek busway tinggal turun halte Jakarta Kota sampe dah. Objek wisatanya cukup banyak jadi ntar bisa pilih aja kalo kesini mau kemana aja.

Dimulai ke Museum Bank Mandiri, terletak pas di sebelah terowongan keluar dari halte busway jadi ni emang biasanya objek yang pertama. Untuk masuk kedalam cukup dengan menulis di buku tamu dan menitipkan tas, ga perlu bayar apa2, dan asiknya bisa bebas foto2 :D
Museum ini luas banget, di lantai 1 itu suasana loket bank jaman dahulu kala, ada juga mesin2 ATM dari jaman dulu, dan juga sejarah Bank Mandiri. mandiri2
Pindah ke lantai basement itu tempat penyimpanan brankas dan safety deposit box, disini ente bisa liat pintu brankas yang gedenya bukan maen.
pintu besi
Museum Bank Mandiri cukup panas karena tidak dilengkapi dengan AC, jadi ya rada ga betah juga sie, tapi emang tempatnya keren dan lengkap sejarahnya.

Lanjut ke Museum Bank Indonesia yang terletak di sebelahnya, disini juga cuma perlu ngisi buku tamu dan menitipkan tas, ga perlu bayar apa2. Boleh foto2 tapi dengan catatan ada beberapa tempat yang tidak boleh menggunakan flash. Museum BI adalah calon museum masa depan karena supported dengan teknologi tinggi, selain dilengkapi dengan AC, museum BI juga dilengkapi dengan LCD di beberapa tempat untuk melihat sejarah BI.
bi1
Pertama masuk kita akan disambut pertunjukan 4D dari koin BI, jadi kita musti bisa nangkep koin di dinding kemudian akan keluar penjelasan dari koin tersebut. Tempat yang menarik disini adalah sejarah uang di Indonesia, lengkap banget ada koin dari jaman kerajaan sampe republik ini sekarang. Ada juga tempat penyimpanan emas batangan yang disimpan di kaca.
bi5

Setelah dari BI kita bisa lanjut ke Museum Fatahillah di Kota Tua tapi sayangnya waktu kesana udah tutup museumnya karena udah jam 3.
museum
Akhirnya saya dan rombongan baru saya (yang alumni udah pulang karena capek, berganti ke rombongan laskar bu mus) tertarik untuk mencoba ngontel keliling kota tua, cukup dengan membayar 25rb untuk tiap sepeda ntar diajakin keliling ke beberapa objek wisata.

Pertama ke Pelabuhan Sunda Kelapa, ini adalah pelabuhan yang sangat terkenal dan besar di masa kejayaannya. Sekarang masih dipake untuk berlayar juga oleh beberapa nelayan.
pelabuhan
Dilanjutkan ke Menara Pengawas, Museum Bahari, Jembatan Inggris dan Toko Merah yang tiap tempat mempunyai sejarah menarik masing2, benar2 bisa membuat kita kembali ke masa lalu dan membayangkan hiruk pikuknya suasana di tempat ini pada waktu itu.
Kota Tua memang tempat yang menarik buat mengambil gambar, banyak sekali orang yang foto prewedding disini, ada juga orang2 yang menyewakan motor dan mobil tua untuk diambil gambarnya. Setelah puas dan capek keliling Kota Tua maka kami pun melanjutkan perjalanan berikutnya yaitu menuju tempat es krim tempo doeloe Ragusa.
bi 6

Ragusa terletak di jalan Veteran, deketnya Masjid Istiqlal dan jalan Juanda, jadi dari Kota Tua kita naek busway untuk transit di Harmoni kemudian oper busway ke arah Pasar Baru yang nanti akan turun di halte Juanda. Dari halte Juanda kita cukup jalan sekitar 300m untuk ke Ragusa. Kalau kesini jangan malem karena bisa keabisan menu specialnya, jadi waktu itu kita pesen beberapa menu untuk dicoba bersama2. Ragusa sendiri adalah es krim tradisional Italia yang sudah berdiri sejak tahun 1932, katanya sie bangunannya tidak mengalami perubahan dari dulu (seperti Oen di Malang dan Zangrandi di Surabaya). Rasa es krimnya memang tidak selembut es krim Italia seperti gelato, terasa kasar dan agak keras, tapi maknyus! Pilihan rasanya juga tidak banyak, ga ada rasa yang macam2 seperti es krim Italia yang di mal. Dengan harga yang sangat terjangkau membuat saya ingin kembali lagi ke tempat ini.

Tips berwisata di Kota Tua:
- Datang mulai pagi, sebaiknya paling lambat jam 10.
- Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman.
- Tanyakan ke orang yang jaga gedung apakah kita bisa masuk ke dalam dan foto2.
- Manfaatkan wisata ontel untuk mengetahui sejarah suatu tempat dan tidak bosan.

*Fotograph by : Didik Imawan, Indah Noorhafidias, Ditto Narapratama, Anggi Rahmad


  1. woe.. manteb gan… enak lu dapet 2 rombongan.. :p

  2. sep! tapi, kota tua surabaya juga gak kalah bagus.




Leave a Comment